Kumpulan puisi
Keheningan sang malam
Malam ini diam.
ketika pucuk dedaunan terpaku bisu membawa jiwaku mengembara,
hingga mnembus batas lamunan.
Disini..
masih kusipa setangkup rindu untukmu didlam hati,
dimana ketenangan membias sendu,hingga lelah temani sepi
Kukan trus berusaha,tuk melukis langit
menggambar garis-garis senyum indahmu diantara rindu disela waktu yang temaniku..
Tuk trus mnjagamu, dikala suka dan dukamu
saat beratnya sebuah pilihan buatmu ragu.
Kulihat dsudut malam,
rupanya kau masih bimbang,mengikuti lamunan dengan hati tak tenang
biarkanlah sejenak rasa letih itu kuhapus untukmu,
sandarkanlah penatmu dibahuku.
Hingga kau terlelap dalam mimpi yang indah ditaman surgawi,
dan terbangun segar dengan penuh keyakinan bahwa kukan slalu ada untukkmu.
Tenang... tenanglah dewiku, sambut esok pagi dengan penuh semangat
Sebuah makna yang berarti
Saat bumi yang kau pijak tak mampu lagi memberimu sebuah arti,
Ketika sang mentari malah membuatmu tertati,
Bila sinar yang kau harapkan tak kunjung memberimu terang.
Sebuah isyarat mungkin tak mampu lukiskan gundahmu,
satu kata mungkin tak cukup gambarkan gelisahmu,
Sesaat, biarkanlah aku memberimu sebuah makna.
meski tak kuberikan lewat tatapan
walau tak kusampaikan dengan sebuah sapaan dan tak kuberikan dengan sebuah belaian
Tangismu itu cukup sebagai tanda, tersirat sebuah duka menyimpan sejuta ragu.
Pernah kuberharap berada disampingmu, berdiri tegak tuk tempat kau bersandar,
menatapmu dan memberi sebuah harapan
Berdiirila,bangunlah jiwa yang ingin kuhibur itu
lupakan gundahmu,tenang disisiku.
Awan senjamu
Gelisah angin senja membawaku dalam ruang kehampaan penuh ragu,
teruslah engkau berhembus tuk jiwa yang sepi,tanpa sentuhan,tanpa hiburan,tanpa harapan.
dengan semua ratapan sang waktu yang berjanji berikan sebuah jawaban,
jawaban akan penantian,
jawaban akan harapan,
jawaban akan duka,
jawaban akan cinta..
Ah... mampukah kau merasakan apa yang kuberikan untukkmu,
ia tak sempurna, ia tak mampu menerangi dunia,
ia tak sanggup menyentuh hatimu jika tak kau bukakan pintu untuknya,
ialah segenggam cinta, rasa, karunia serta segenap asa.
Menatap awan beriring penuh canda seakan menyapa,
hei kau yang disana... masihkah kau hiraukan dirinya yang tak berimu hatinya
masihkah kau risaukan ia yang tak memberimu sebuah alasan yang pasti
masihkah kau renungkan setitik asa yang membuatmu mampu berdiri,
masihkah kau lukis raut wajahnya pada langit yang tinggi
hingga akhirnya tak sanggup kau menggapainya.
benar.. hasrat ini tak pernah mati,benar.. bayangmu tak pernah lari dari memori
benar.. ketakpastainmu membuatku tertati,benar.. ku hanya mampu meraba hatimu..
karna kau tak sepenuhnya memberikannya untukku..
Saat kumerasa tenang ditemani awan pagi yang salama ini temani sendiri dan sepiku,
kau hadir dengan rangkulan tanganmu dan memberiku sebuah harapan
ah... ku tak mengerti dengan apa yang kau tuju
ku tak tau makna dari semua harapan yang kau beri,
ku tak mampu mengartikan jawaban yang kau beri.
haruskah kumeninggalkan awan pagiku, tuk menatap cahaya senjamu yang hanya permainkan
langkahku yang kian rapuh.
adakah kau beri aku sebuah makna yang berarti..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment